Kala fajar di Gili Trawangan
20:47Kilaumu masih malu-malu untuk tampak dan bersinar terang pada pulau ini
Cahayamu pun masih tertutup di balik bayang Gunung Rinjani di ujung sana,
Namun sedikit semburatmu pun mampu memunculkan beribu harap
di bumi ini
Bahwa sinar jinggamu hadir bersama dengan rahmat dan
keajaiban-keajaiban dari-Nya
Ya, Kedatanganmu selalu dinanti oleh mereka
Mereka yang mulai merajut mimpi dan harapnya semalam
Melukisnya bersama detik jarum jam yang terus berputar
Bukan oleh mereka yang baru mengakhiri kegiatan malamnya hingga
larut tanpa arah yang jelas
Karena cahaya-mu hanya akan membuat mata mereka mengernyit
dan melanjutkan tidurnya dengan bantal di atas muka
| Salah satu temanku, Nining |
Sejuk, sepi, semilir angin menemani aku dan teman-teman ku
untuk menikmati kehadiranmu
Dan tak pernah terbayangkan ternyata itu adalah tempat mu menyingsing yang begitu indah
Muncul di balik Gunung Rinjani, gunung yang ahh.. mungkin
mimpi bagiku, karena itu adalah gunung yang aku dambakan untukku ada di
puncaknya..
Senang sekali rasanya
Inilah salah satu nikmat terindahku, menyaksikan kilau sinar
jinggamu dengan suasana alam yang begitu mempesona
Ditemani dentum ombak yang menggoyangkan tempatku berpijak
Dibersamai oleh mereka penduduk sekitar dengan aktivitas
memancingnya
Rasanya ingin bertahan saja, lama dan tak beranjak
Memperhatikan dan menikmati setiap detik hingga semburat
cahayamu mulai menerangi seluruh isi bumi
Dengan panas yang merekah dan siap membakar seluruh semangat
mereka yang telah bermimpi semalam
Takdirku kala itu tak sampai untuk terus membersamai semburat bermuculan cahayamu,
Dan akhirnya aku hanya bisa bilang, sampaikan saja salam Rindu dariku.
MIMPI-MIMPIMU HARI INI ADALAH KENYATAAN HARI ESOK
INSYA ALLAH
:)
0 comments