Pagi,
Ia mendatangkan harap pada penikmat mimpi semalam,
Membiarkan angan-angan itu memancar bersama sinar mentari yang silau terbiaskan,
Biarlah para penikmat itu berjalan dalam harap dan asa yang tertunda,
Beikthiar dalam langkah penuh cerita bersama kawan sesama,
Jangan kau biarkan asa-asa itu terputus dalam lantang ego yang nyaring bersuara,
Karena itu sama saja kau mematahkan ranting yang akan tertumbuh bunga,
Memberi rasa sakit berkepanjangan dan terlukis indah dalam relung yang dalam,
Hingga membutuhkan waktu lama untuk bisa bermekaran dan merona,
Pagi,
Memang selalu mengantarkan mereka menuju pintu bahagia,
Apalagi mereka yang sadar bahwa ada doa-doa terpanjat, bagi mereka yang berbagi rasa dan harta,
Dengan mengharap bahwa ini adalah jalan lain agar pintu itu terbuka,
Agar rasa itu tertambat hingga memberi nikmat dan ketenangan semata,
Jangan biarkan pagi berlalu begitu saja,
Muslim yang baik, ia mengisi pagi dengan berbagai hal pembuka,
Pembuka pintu-pintu yang memancarkan keberkahan dan cahaya,
Agar sisa hari yang kita jalani dapat bermanfaat bagi diri dan sekitar kita,
Salam pagi untuk saudara sesama..
Selamat berbahagia, menyambut hari kemerdekaan republik indonesia.
